Rekening bobol : Manajemen Bank Jambi Tegaskan Komitmen Tanggung Jawab atas Dana Nasabah

Jambi ||– Informasi mengenai dugaan holangnya saldo sejumlah nasabah ramai diperbincangkan di media sosial pada Minggu (22/2/2026). Menanggapi hal tersebut, manajemen Bank Jambi memastikan situasi dalam kendali dan meminta masyarakat dan nasabah tetap tenang.
Direktur Utama Bank Jambi, Khairul Suhairi, turun langsung memberikan penjelasan. Melalui pers conference Ia menegaskan, pihaknya tengah melakukan penelusuran dan audit internal untuk memastikan penyebab persoalan. Jika hasil investigasi menunjukkan adanya pengurangan saldo akibat gangguan sistem, bank berkomitmen mengembalikan dana nasabah secara penuh.
“Kami sedang melakukan penelusuran menyeluruh. Apabila terbukti terdapat dana nasabah yang berkurang karena sistem, maka akan kami ganti sepenuhnya,” ujar Khairul dalam pernyataan resminya, Minggu (22/2/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan bersama Komisaris Utama Emilia dan jajaran direksi serta komisaris lainnya. Kehadiran lengkap manajemen menunjukkan keseriusan perusahaan dalam menangani persoalan ini secara transparan dan bertanggung jawab.
Terkait tidak dapat diaksesnya layanan mobile banking, Khairul menjelaskan bahwa penghentian sementara sistem merupakan bagian dari langkah mitigasi dan pengamanan data. Kebijakan tersebut dilakukan untuk mendukung proses investigasi agar berjalan optimal, bukan karena adanya kebocoran sistem.
“Sistem perbankan kami nonaktifkan sementara untuk kepentingan investigasi, sehingga layanan mobile banking belum dapat digunakan,” jelasnya.
Manajemen juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi, khususnya di akhir pekan. Tim IT saat ini difokuskan pada pemulihan sistem secara bertahap dan aman, agar layanan ATM maupun mobile banking dapat kembali beroperasi normal secepatnya.
Sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi, Bank Jambi telah melaporkan kejadian ini dan berkoordinasi intensif dengan Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia guna memastikan seluruh prosedur penanganan sesuai ketentuan yang berlaku.
Pihak bank mengimbau nasabah untuk tetap tenang serta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Nasabah juga diminta menjaga kerahasiaan data pribadi, termasuk PIN dan kode OTP, serta tidak memberikannya kepada pihak mana pun yang mengatasnamakan bank.
Bagi nasabah yang merasa mengalami pengurangan saldo atau menemukan transaksi yang tidak wajar, pengaduan dapat disampaikan langsung ke layanan Customer Service di kantor Bank Jambi terdekat mulai Senin, 23 Februari 2026, dengan membawa bukti pendukung. Laporan juga dapat dilakukan melalui Call Center resmi Bank Jambi di nomor 1500-665.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *